Selasa, 14 Mei 2019

Kegiatan Remedial dan Kegiatan Pengayaan.

Kegiatan remedial.
A. Hakikat, Tujuan, Dan Fungsi Kegiatan Remedial.
      1. Hakikat kegiatan Remedial.
             Dalam buku Sri Anitah (2008:9.4) Remedial adalah kegiatan yang dilaksanakan untuk memperbaiki keterampilan yang kurang baik dalam suatu bidang tertentu. Kalau kita kaitkan dengan kegiatan pembelajaran, kegiatan remedial dapat diartikan sebagai suatu kegiatan yang dilaksanakan untuk memperbaiki kegiatan pembelajaran yang kurang berhasil.
           Kegiatan remedial adalah kegiatan membantu siswa dalam.menguasai materi pelajaran. Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan remedial adalah kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam menguasai materi pelajaran.
           Program remedial dalam buku mohammad syarif sumantri (2016: 422) adalah program pembelajaran yang diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai kopetensi minimalnya dalam satu kopetensi dasar tertentu.
          Sedangkan program pengayaan dalam buku mohammad syarif sumantri (2016:438) adalah memberikan tambahan atau perluasan pengalaman atau kegiatan peserta didik yang teridentifikasi melampui ketuntasan belajar yang ditentukan oleh kurikulum.
    2. Tujuan dan fungsi kegiatan remedial.
             Dalam buku Sri Anitah (2008:9.4) tujuan diadakan remedial adalah membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami materi pelajaran agar mencapai hasil belajar yang lebih baik. Secara umum, tujuan kegiatan remedial adalah sama dengan pembelajaran biasa yaitu membantu siswa mencapai kompetensi atau tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan berdasarkan kurikulum yang berlaku. Secara khusus, kegiatan remedial bertujuan untuk membantu siswa yang belum menguasai materi pelajaran melalui kegiatan pembelajaran tambahan.
            Fungsi kegiatan remedial dalam buku Sri Anitah (2008:9.5) yaitu:
     - korektif : memperbaiki cara mengajar dan cara belajar.
     - pemahaman : memahami kelebihan/kelemahan guru an siswa.
     - penyesuaian : menyesuaikan pembelajaran dengan karakteristik siswa.
     - pengayaan : menerapkan  strategi pembelajaran yang bervariasi.
    - akselerasi : mempercepat penguasaan materi.
    - terapeutik : membantu mengatasi masalah sosial-pribadi.
B. Pendekatan Dalam Kegiatan Remedial.
       Menurut Warkitri dkk. (1991) mengemukakan tiga pendekatan dalam kegiatan remedial. Dalam buku Sri Anitah (2008:9.12-9.14) yaitu:
     1. Pendekatan yang bersifat preventif.
           Kegiatan remedial dipandang bersifat preventif apabila kegiatan remedial dialaksanakan untuk membantu siswa yang diduga akan mengalami kesulitan dalam menguasai kopentensi yang telah ditetapkan. Kegiatan remedial yang bersifat preventif diaksanakan sebelum kegiatan pembelajaran biasa dilaksanakan.
    2. Pendekatan yang bersifat kuratif.
           Kegiatan remedial dipandang bersifat kuratof apabila dilaksanakan kegiatan remedial ditujukan untuk membantu mengatasi kesulitan siswa setelah siswa mengikuti pembelajaran biasa. Kegiatan remedial yang bersifat kuratif dilaksanakan karena berdasarkan hasil evauasi pada kegiatan pembelajaran biasa diketahui bahwa siswa belum mencapai kriteria keberhasilan atau kopetensi minimal yang telah ditetapkan.
   3. Pendekatan yang bersifat pengembangan.
           Kegiatan remedial dipandang bersifat pengembangan apabila kegiatan renedial dilaksanakan selama berlangsungny kegiatan pembelajaran biasa.
C. Jenis-Jenis kegiatan remedial.
     Menurut ( suke, 1991) dalam buku Sri Anitah (2008:9.15-9.16) yaitu:
         1. Mengajarkan Kembali.
                 Melalui bentuk kegiatan ini, guru menjelaskan kembali materi yang belum dipahami atau dikuasai siswa.
         2. Menggunakan alat praga.
                   Untuk lebih memudahkan siswa memahami konsep yang belum dikuasainya, guru sebaiknya menggunakan alat peraga dan memberi kesempatan kepada siswa untuk menggunakan alat praga tersebut.
        3. Kegiatan kelompok.
                    Diskusi ataupun kerja kelompok dapat digunakan guru untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam menguasai kompetensi yang dituntut.
D. Prinsip Pelaksanaan Kegiatan Remedial.
        Dalam buku Sri Anitah (2008:9.17-9.18) yaitu:
             1. Apabila terdapat beberapa orang siswa yang mengalami kesulitan yang sama, kegiatan remedial tersebut hendaknya diberikan terhadap kelompok siswa secara bersama-sama, apabila kesulitan yang dihadapi seorang siswa berbeda dengan siswa lain maka tugas diberi secara individual.
            2. Proporsi bantuan yang diberikan hendaknya sesuai dengan kesulitan yang dihadapi siswa.
            3. Kegiatan remedial dapat dilaksanakan sendiri oleh guru, guru bersama-sama siswa.
            4. Metode yang diterapkan dalam kegiatan remedial hendaknya sesuai dengan tingkat kemampuan serta dapat membangkitkan motivasi pada diri siswa untuk belajar lebih giat dan lebih tekun.
E. Prinsip Pemilihan Kegiatan.
         Menurut wardani (1991) dalam buku Sri anitah (2008:9.19) adalah sebagai berikut:
              1. Memanfaatkan latihan khusus, terutama bagi siswa yang mempunyai daya tangkap lemah.
              2. Menekankan pada segi kekuatan yang dimiliki siswa.
              3. Memanfaatkan penggunaan media.
              4  memanfaatkan permainan sebagai sarana belajar, terutama bagi siswa yang kurang memiliki motivasi untuk belajar.
   
     Kegiatan pengayaan.
A. Hakikat kegiatan pengayaan.
        Dalam buku sri anitah (2008:9.32) kegiatan pengayaan adalah kegiatan yang diberikan kepada siswa kelompok dalam memanfaatkan kelebihan waktu yang dimilikinya sehingga mereka memiliki pengetahuan yang lebih kaya dan keterampilan yang lebih baik. Kegiatan pengayaan dapat dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan pembelajaran biasa atau diluar jam pelajaran.
         Tujuan kegiatan pengayaan adalah memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperdalam penguasaan materi pelajaran yang berkaitan dengan tugas belajar yang sedang dilaksanakan sehingga tercapai tingkat perkembangan yang optimal.

B. Jenis kegiatan pengayaan.
       1. Tutor sebaya.
               Kegiatan tutor sebaya selain dapat digunakan dalam kegiatan remedial, juga sangat efektif untuk kegiatan pengayaan. Membantu siswa lain memahami materi pelajaran dapat merupakan kegiatan penambahan wawasan pengetahuan siswa.
      2. Mengembangkan latihan.
               Disamping memberikan tutorial kepada temannya, siswa kelompok cepat dapat juga diminta untuk memgembangkan latihan praktis yang dapat dilaksanakan oleh teman-temannya yang lambat sehingga mereka akan lebih mudah memahami materi pelajaran.
     3. Mengembangkan media dan sumber pembelajaran.
               Memberikan kesempatan untuk siswa menghasilkan suatu karya yang berkaitan dengan materi yang di pelajari merupakan sesuatu yang menarik bagi siswa kelomok cepat.
C. Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam melaksanakan kegiatan pengayaan.
      1. Faktor siswa.
            Dalam menentukan jenis kegiatan pengayaan yang akan dilaksanakan, guru harus memperhatikan karakteristik siswa, baik yang berkenaan dengan faktor minat maupun dengan faktor minat maupun dengan faktor psikologi lainnya.
    2. Faktor manfaat Edukatif.
          Sesuai dengan tujuan utama pemberian kegiatan pengayaan, yaitu untuk memberikan kesempatan ada siswa berkembang secara optimal maka kegiatan pengayaan harus memberikan manfaat bagi siswa.
    3. Faktor waktu.
           Seperti yang telah disampaikan sebelumnya bahwa kegiatan pengayaan diberikan untuk mengembangkan potensi yang dimiliki siswa dengan memanfaatkan kelebihan waktu, sementara siswa lain masih melakukan kegiatan remedial.


Daftar Rujukan
- Anitah Sri, dkk.  2008. Strategi Pembelajaran di SD. Jakarta: Universitas Terbuka.
- Andriani Ayu. 2018. Praktis Membuat Buku Kerja Guru. Jawa Barat: Cv Jejak.
- Sumantri Mohammad Syarif. 2016. Strategi Pembelajaran : Teori dan Praktik Di Tingkat Penndidikan Dasar. Jakarta: Rajawali Pers.




 
         
   

4 komentar:

  1. Apakh kgiatan pengayaan bgitu pnting untuk dilaksnakan??

    BalasHapus
  2. Menurut pendapat saya tidak terlalu penting kegiatan pengayaan ini merupakan suatu tambahan pelajaran di mana siswa yg lainnya melakukan remedial.

    BalasHapus
  3. ApaAyan guru lakukan jika setelah di remdial nilai siswa belum juga mencapai kkm maka apa tindakan anda sbg calon guru

    BalasHapus
  4. Tindakkan yang dapat dilakukan dengan memberikan jam tambahan

    BalasHapus